Thursday, April 25, 2013

Cara Ganti Oli Mesin Sepeda Motor

Cara Ganti Oli Mesin Sepeda Motor - Mesin motor merupakan komponen yang bergerak, karenanya perlu pelumasan agar gesekan antar komponen bisa minimal. Akan tetapi, seiring dengan pengoperasian motor, oli semakin kehilangan daya lumasnya sehingga bisa merusakan komponen-komponen yang bergerak, seperti piston, ring pistonya, dinding silinder, poros engkol dan sebagainya.

Untuk itulah, Anda perlu mengganti oli secara periodik agar mesin motor selalu dalam kondisi optimal. Pergantian oli sangat mudah untuk dilakukan sendiri. Ganti oli secara teratur juga memperpanjang usia mesin motor Anda.

Periode ganti oli umumnya para teknisi selalu menyarankan tiap 6 bulan atau tiap 2000Km tergantung mana duu yang tercapai. Motor dengan karburator cenderung lebih mudah mengalami kerusakan oli karena kotorran yang masuk bersamaan dengan bensin. Saringan udara yang kotor bisa ikut mengotori oli. Adapun motor dengan injeksi cenderung lebih aman.

Anda bisa menguras terlebih dahulu bak penampungan oli dengan cara membuka baut yang lokasinya berada di bawah mesin. Untuk memprlancar pengurasan, Anda bisa membuka dipstick yang ada di bagian atas mesin. Dipstick digunakan untuk memasukan oli, sekaligus mengecek jumlah oli di mesin.

Jika fairing motor mengganggu proses pelepasan baut dan dipstick ini, Anda bisa mencopot fairing dengan melepaskan baut-baut yang mengenai fairing ini.
Setelah oli habis, Anda bisa menggunakan udara kompresor untuk mengkosongkan oli-oli sisa yang ada di mesin. Atau bisa juga dengan menggunakan pompa yang Anda miliki.
Setelah oli benar-benar tidak lagi menetes, kencangkan baut penguras, tetapi jangan terlalu kencang karena bisa membuat ulir/drat di mesin aus.

Jika motor Anda menggunakan penyaring oli, umumnya untuk motor-motor besar, maka Anda bisa melepas dan mengganti saringan oli ini. Kemudian, pasang lagi dengan penyaring oli baru.

Masukan oli baru dari wadahnya, lihat berapa kapasitas oli yang diperlukan untik motor Anda, biasanya sekitar 0,8 L sampai 1 L untuk motor-motor yang umum di Indonesia. Cara melihatnya bisa dari buku manual, atau dengan melihat tulisan di sekitar dipstick untuk tempat memasukan oli baru ini.

Setelah oli masuk semua, Anda bisa menutup dipstick dan pastikan kapasitas oli sesuai diantara batas minimal dan maksimal yang ada di dipstick. Kekurangan oli jelek, kelebihan oli juga tidak baik.

1 comment:

  1. Hanya sekedar memberitahukan informasi yang sesungguhnya dan sebenar-benarnya. Motor matik pakai enduro matik, motor lain-lain Enduro 4T, kalau mau tarikan ringan pakai Enduro Racing. Enduro, Mesran dan Prima XP adalah produk buatan Pertamina. Satu-satunya pembuat produk dalam negeri terbesar. Tahukah kalian saat ini hutang kita naik dari 2000 trilyun di tahun 2013 dan jadi hampir 4000 trilyun di 2014? Tidak mungkin jumlah korupsi mencapai 2000 trilyun. Korupsi di proyek sebesar Hambalang saja hanya maximal 1.5 trilyun. Artinya nilai maximal korupsi dinegara kita paling hanya 50-100 trilyun setahun untuk semua proyeknya per tahun. Lalu bagaimana bisa hutang kita meningkat 2000 trilyun dalam setahun? Jawabannya adalah karena KITA SENDIRI. Bayangkan tiap pagi kita sikat gigi pakai pepsodent buatan Amerika, pakai HandPhone Samsung buatan Korea dan mainan Laptop Lenovo dari China. Kita beli HP Samsung 8 juta padahal produsennya di Korea hanya butuh 2 juta untuk produksi. Artinya yg 6 juta kita sumbangkan ke negara lain. Dan tanpa disadari setiap hari kita melakukan ini. Rakyat kita terjajah secara perekonomiannya. Bisa-bisanya rakyat memilih oli Shell, Honda, Yamaha, dibanding oli Pertamina yang produk dalam negeri? Rakyat kita yang bodoh kurang cinta negara dan selalu membangga2kan produk asingnya (Motul, Samsung, Apple). Setiap kali import kita lebih besar dari pada export maka hutang negara kita meningkat. Tahukah kalian apa yang terjadi jika hutang kita terlalu besar dan kita tidak bisa bayar? Ya kita akan seperti Yunani ataupun Bolivia dimana negaranya bangkrut dan dijajah kembali, dirampas, uang pajak bukan untuk pembangunan tapi untuk negara lain. Tahukah kalian untuk setiap botol produk pelumas Pertamina yang kalian beli, keuntungannya langsung masuk ke kas negara? ke APBN kita untuk biaya pendidikan, perbaikan jalan, dan kesehatan? Tentu tidak tahu, karena otak kalian dicuci oleh iklan, hanya cinta Top One, Federal, dan Castrol. Jaman dulu kita perang lawan penjajah dan merdeka itu mudah, hanya ambil bambu runcing dan perang. Jaman sekarang gimana kita mau perang kalau kita dengan sukarelanya menyumbang lebih dari 50% uang kita ke negara asing. (Harga Samsung 8 juta, biaya produksi Korea hanya 2 juta, kita nyumbang Korea 6 juta (75%)). Jaman penjajahan saja kita hanya dipungut 50% dari padi yang kita tanam secara paksa, namun sekarang kita ikhlas memberi lebih dari 50% penghasilan kita ke bangsa Asing. Kenapa? Karna produk mereka lebih bagus? Siapa bilang Shell, Federal, Castrol, Top One, AHM, Yamalube lebih bagus dari Mesran, Prima XP, Fastron dan Enduro???

    ReplyDelete