Cara ganti oli mesin mobil

cara ganti oli mesin mobil
Mengganti oli mesin secara teratur merupakan aspek terpenting dari perawatan mobil. Dengan mengganti oli mesin secara teratur, mobil akan berjalan dengan baik.
Seiring dengan jam penggunaan mobil, oli akan menjadi berkurang kualitasnya ( menjadi encer ) dan saringan oli akan penuh dengan kotoran.
Periode penggantian oli mesin sebenarnya tergantung dari kebiasaan menyetir itu sendiri. Jika anda sering mengerem mendadak, dan juga sering menekan gas untuk akselerasi, akan semakin pendek periode pergantian oli mesin anda.
Faktor lain yang menentukan periode penggantian oli mesin mobil anda adalah merek oli yang dipakai. Jika oli yang dipakai berkualitas, kilometer yang ditempuh bisa lebih panjang. Untuk lebih jelasnya anda bisa melihat dari buku manual mobil anda.

Jika tahu tekniknya, sebenarnya ganti oli mobil dan saringan cukup mudah, yaitu :

  1. Kumpulkan semua peralatan yang diperlukan. Yang terpenting adalah kunci pas untuk membuka baut penguras oli. 
  2. Dinginkan mesin mobil anda, optimalnya penggantian oli dilakukan pada suhu di bawah 35 derajat celcius.
  3. Siapkan bak yang cukup untuk menampung  kurang lebih 4 liter oli yang akan dikeluarkan ( ember / baskom ).
  4.  Letakan mobil di dudukan yang agak tinggi, seperti menggunakan dongkrak atau dudukan mobil lainya, yang penting mobil bisa terangkat.
  5. Buka baut penguras di bagian bawah atau kolong mesin mobil, di beberapa mobil ada juga gasket atau ring di baut penguras.
  6. Untuk mempercepat terkurasnya oli, buka knop atau penutup atas untuk membuka lubang yang berguna untuk memasukan oli. Ini membuat oli lebih cepat terkuras, karena udara bisa masuk saat oli di blok mesin / crankcase dikuras.
  7. Ketika baut penguras oli hendak lepas, anda bisa langsung melepas dan memegangnya. Jika ternyata baut lepas dan masuk kedalam bak penampung, gunakan magnet untuk mencarinya dalam bak.
  8. Jika ada gasket / perpak di baut penguras, maka lepaskan dulu gasket / perpak tersebut dan ganti yang baru jika diperlukan ( gasket / perpak sudah rusak).
  9. Lepas filter oli dan uraikan komponen –komponenya lalu bersihkan. Untuk melepas filter oli ini dengan menggunakan kunci pas, jika tidak bisa, gunakan kunci pas khusus untuk filter oli.
  10. Kosongkan oli di saringan oli dengan mengetuk – ngetukan ke bak penampung oli.
  11. Lepaskan saringan oli, saringan oli sering kali berat untuk diputar. Jika begitu cobalah untuk memutarnya dengan lebih kuat. Saringan oli juga biasanya terlumuri oli, karena itu hati – hati dalam memegangnya, karena bisa jadi terlepas dari tangan karena licin.
  12. Saat melepas saringan oli, pastikan gasket berupa ring karet ikut lepas. Jika tidak dilepas dan masih menempel di mesin, maka filter baru yang dipasang tidak akan menutup dengan sempurna dan akan ada kebocoran oli.
  13. Isi saringan oli dengan menggunakan oli yang baru sebelum memasangnya. Ini mempercepat mobil untuk memperoleh tekanan oli yang dibutuhkan untuk bekerja dengan baik. Jika saringan oli dipasangnya vertikal, tidak ada oli yang tertumpah. Akan tetapi, jika dipasang miring di mesin, maka ada sedikit oli yang tertumpah, tapi ini tidak mengapa.
  14. Sebelum mengisi oli mesin, tutup dahulu baut penguras di bagian bawah mesin, lengkap dengan gasket dan ring-nya ( jika ada ).
  15. Saat menutup kembali baut penguras, pertama anda menutupnya dengan tangan, setelah masuk ke ulir / drat baru kemudian menggunakan kunci pas. Anda tidak perlu mengencangkanya sampai terlalu kencang, karena bisa mengakibatkan ulir atau drat menjadi loss / rusak.  Hal itu bisa mengakibatkan kebocoran oli pada mesin.
  16. Pasang kembali filter oli sama seperti saat memasang baut penguras, jangan sampai ada ulir / drat yang loss / rusak. Pasang sampai kencang, tapi jangan terlalu kencang.
  17. Jumlah oli yang dimasukan tergantung pada mobil anda. Untuk mobil standar biasanya 4 liter. Coba lihat buku manual mobil untuk mengetahui berapa kapasitas oli standar.
  18. Cek menggunakan bilah pengukur dipstik untuk mengetahui level oli mesin.
  19. Setelah oli masuk semua, pasangkan knop untuk menutup pengisian oli mesin.
  20. Jangan tutup dulu kap mesin mobil, starter dahulu mobil, dan biarkan mesin menyala 1 sampai 2 menit.
  21. Parkir mobil di area yang datar, netralkan perseneling dan lihat bagian bawah mesin, apakah ada kebocoran oli atau tidak. Jika pemsangan baut penguras dan saringan oli kurang kencang maka akan ada rembasan oli. Tapi jika sudah benar, anda bisa menutup kap mesin dan mobil siap digunakan. 
 Selamat mencoba, semoga bermanfaat.

2 comments:

  1. Wah tutorialnya sangat detail dan kumplit, sippp :)

    ReplyDelete
  2. saya masih bingung nih, bisa di sertakan dengan gambar ga ?

    ReplyDelete